Mungkin gambar satu orang atau lebih, orang belajar dan teks

Pendidikan sejati tidak hanya bicara soal transfer ilmu di dalam kelas, melainkan tentang bagaimana membentuk karakter generasi muda. Sadar akan tanggung jawab besar tersebut, Yayasan Pendidikan (YP) GKPS menggandeng Gospel Light For Indonesia (GLFI) untuk menggelar Pelatihan Kepemimpinan Karakter pada Selasa, 17 Maret 2026 yang lalu.

Bertempat di Aula Biro Usaha GKPS, Pematangsiantar, acara bertema “Peran Pendidik dalam Pembentukan Karakter Siswa” ini mengumpulkan para Kepala Sekolah, Kepala Asrama, serta perwakilan guru dan pegawai asrama se-wilayah Siantar-Simalungun.

Suasana khidmat langsung terasa sejak ibadah pembuka yang dipimpin oleh Pdt. Jhon Marthin Elizon Damanik, M.Th. Bersumber dari kitab 2 Timotius 2:3-6, beliau mengingatkan para peserta bahwa profesi guru dan pengasuh adalah panggilan mulia yang membutuhkan kesetiaan penuh, di mana siswa harus dipandang sebagai subjek utama pendidikan.

Masuk ke sesi inti, suasana menjadi lebih interaktif saat Country Director GLFI, Pdt. Dr. Drs. (Psi) Thomos Sihombing, M.A., M.Th., mengajak peserta melakukan tes kepribadian. Lewat pemetaan karakter Sanguin, Melankolik, Kolerik, dan Plegmatik, peserta diajak memahami kelebihan dan kelemahan diri sendiri terlebih dahulu sebelum bisa membimbing siswa. Tak hanya itu, beliau memperkenalkan formula “TOR-TOR” sebagai panduan pendidik untuk menjadi Inisiator, Mentor, Fasilitator, Motivator, dan Promotor bagi anak didiknya.

Suntikan motivasi yang kuat juga datang dari Ketua YP-GKPS, Bapak August Sinaga. Dengan tegas beliau menyampaikan bahwa pendidikan zaman sekarang menuntut perbaikan karakter, dan hal itu wajib dimulai dari para pendidiknya sendiri. Guru dan pegawai diharapkan mampu menularkan nilai-nilai Kristus (Kasih, Rendah Hati, Integritas, Suci, Taat, Unity, dan Setia) dalam keseharian di sekolah maupun asrama.

Komitmen ini tidak berhenti di ruang seminar. YP-GKPS dan GLFI resmi mengikat janji lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah konkret untuk program pengembangan SDM yang berkelanjutan.

Pertemuan hari itu diakhiri dengan sebuah asa bersama: agar setiap guru dan pegawai di lingkungan YP-GKPS mampu menjadi “lilin” yang menerangi masa depan anak-anak, layaknya pesan bijak di Amsal 22:6 untuk mendidik orang muda di jalan yang benar.

Ronaldo Purba, S. Kom
(Koord. Humas dan Diklat YP GKPS)

Gelar Pelatihan Karakter Bersama GLFI, Ketua YP-GKPS: Perbaikan Karakter Dimulai dari Pendidiknya!
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *